kering

Aku suka melihat hijaunya pepohonan yang berbaris rapi dan indah di pinggir jalan, memanjakan mataku yang melihat di setiap barisnya, memberikan sejuk dan angin semilir. Tapi, aku jauh lebih senang ketika aku melihat satu pohon yang sudah mati, kering tak berdaun. pohon yang hanya tinggal ranting ranting yang menjuntai kering berwarna hitam. itu selalu menjadi point of view di antara pohon-pohon hijau pinggir jalan.

Orangutan

Orangutan, dua kata yang diambil dari bahasa melayu yaitu “orang” yang berarti manusia, dan “utan” yang berarti hutan. Orangutan terdiri dari dua spesies, yaitu orangutan Kalimantan dan orangutan Sumatra. Dan dalam nama latinnya orangutan Kalimantan disebut dengan Pongo pygmaeus, sedangkan orangutan Sumatra disebut dengan Pongo abelii. Faktanya adalah, orangutan termasuk kedalam jenis kera besar, bukan monyet. Dan orangutan mempunyai kesamaan DNA 97% dengan manusia. Habitat asli orangutan berada di hutan hujan tropis Sumatra dan Borneo, tapi sayang setiap tahunnya orangutan harus merasakan habisnya hutan sedikit demi sedikit, yang di kikis oleh tangan-tangan manusia tidak bertanggung jawab, untuk di buat perkebunan kelapa sawit, dan populasi orangutan semakin menurun dan terancam punah. Jika orangutan punah, maka banyak pohon yang juga akan punah karena persebaran beberapa biji dan penyerbukannya dibantu oleh orangutan. Dan ada rantai kehidupan di hutan yang akan putus jika orangutan punah.

-

Jadi ceritanya, gue lagi di tengah2 sekumpulan orang yang bisa di bilang seru kalo lagi seru, ngebetein kalo lagi bete. Itu kadang tergantung mood dari diri gue sendiri, pilih ikutan seru atau mau sendirian aja dengen dunia gue sendiri. Kadang emang sebuah kenyamanan itu kita dapat dari diri kita sendiri, disaat sekeliling kita lagi seru, tapi diri kita menolak buat ikutan seru, entah lagi gak ngambung ataupun males sama keadaan itu sendiri, atau mulai gak nyaman sama orang2nya.
Kadang buat jadi diri sendiri itu susah kalo kita lagi berada di lingkungan yang memaksa kita buat jadi orang lain. Lagi susah buat kerja sama sama orang banyak.
Mencari sebuah kenyamanan emang rada susah, susah buat kita nyari nyaman yang emang bener2 bikin kita nyaman. Kadang kenyamanan itu bisa di dapet dari paksaan diri kita yang emang harus belajar buat nyaman sama suatu keadaan. Kita yang buat nyaman itu sendiri, biar bisa beradaptasi sama seseorang, sekelompok ataupun keadaan yang emang bikin males. Memaksa sih emang, tapi selagi bisa buat kita belajar mencoba nyaman, gak masalah kali yaaa~

Raga bisa aja berdekatan dengan kekasih atau suami, tetapi bagaimana dengan hati dan cinta sejatinya? Who knows. Perempuan mungkin akan selalu menyimpan benih-benih rasa kepada “cinta sejatinya” di balik laci lemari hatinya. Tapi, ia akan menumpuk rasa itu bersama dengan senyum dan tawa sepanjang waktu. Lalu, mereka akan menguncinya dengan kesetiaan kepada pasangannya.
@peyemp
To Tumblr, Love Pixel Union